Saturday, April 9, 2011

Quake after quake ...


Again!!! Another shake ...
the biggest aftershock after the BIG one that struck last month ... so scarry! :(

It was around 11:30pm last Thursday (Apr.7) when I felt the shake. Strong one ...
Isamu and I switched the channel right away from CNN (need to brush up our broken English) to Japanese channel to get the latest news on the aftershock.

The epicenter was roughly at the same place as the BIG one in Miyagi prefecture. ... magnitude 7.1 ...
Even in Tokyo, it was shaking quite hard ... scary really.

It was a little traumatic to hear that high-pitched sound from the live broadcasts warning ppl when earthquake strikes:
The urgency in the sound was infectious ... I could feel my heartbeat raced faster and both my legs kind of went jelly.
I found a you-tube video recording the warning for aftershock on April 7, guess the owner was ready to run w/ his/her cat if the situation got worse.

The Tsunami warnings was issued for those who live near the coastal area.
But fortunately, the warning was lifted and no further damage from Tsunami.

The following day, when damage/death can finally be confirmed, it was in the news that 3 ppl died from the aftershock and some damages were also spotted in hardest-hit area.
One man died from shock.
One woman died when her medical ventilator lost power due to the blackout that followed. Another woman also died falling from the veranda when the blackout hit.

It's been sad, sad, sad news most of the time for the past month ...
My heart goes for the victims and the ppl in affected area.
I love Japan. I really hope for its recovery.
It will take time, probably a long one. But, I believe in it.
頑張れ日本!

Friday, April 8, 2011

懐かしい大昔の映像たち・・・(●^o^●)


日本語でブログを書くのが今回初めて!

特に理由がないけど、3月11日に起きた東日本大震災で、海外にいる多くの友人が
心配してくださり✉や☎、フェースブックなどの媒体を使って安否の確認をしてくださった。
で、一人一人に✉するよりも、ブログで状況を説明した方が早いし、写真付きだし、楽ちん♪

でも、母国語のインドネシア語を最近使ってないせいか、単語が全然出てこなかった・・・
インドネシア語でブログを書くのがいいトレーニングかも :)

で、話が変わるけど、大学時代の映像作品をはじめ、日本語のスピーチコンテスト(1997年)や卒業式(2000年)の録画など、大昔に撮った映像を見つけて懐かしい~

まだ日本語でブログを書いてないし、ちょうど良い材料になると思い、ブログに載せようと決定!!!

大学1年・2年生頃、かなりぽっちゃりしてた自分を見て、思わず爆笑しちゃった!!!
顔がまん丸で、ぷ●く●ぷ●く●してたよ。

ブログに公開するのがどうかなぁと、ちょっと恥ずかしいけど、
頑張ってたその時の自分がいたからこそ、今の自分がいる。

ということで、、、公開しちゃいま~す♪

Thursday, April 7, 2011

Sebulan setelah gempa & tsunami berlalu ...













Sebulan hampir berlalu setelah gempa & tsunami melanda Jepang.
Krisis nuklir masih belum berakhir, entah kapan baru bisa diatasi (sigh...)

Dibanding 2-3 minggu yang lalu, suasana di Tokyo sudah tenang.
Supermarket juga udah ndak kosong2 lagi kayak waktu orang2 panik menyerbu sehabis gempa.

Cuma, stock mineral water aza yang masih kosong, sebab orang2 yang punya bayi/anak kecil kan worried minum tap water. Kalaupun stock ada, biasanya dibatasi satu orang cuma boleh beli satu, gitu ...

Waktu berita air minum tercemar

radiasi, my mom-in-law langsung ngirim 2 dus mineral water. Untung dalam sehari, diberitakan bahwa radiasi di air minum sudah tidak terlacak lagi.
Aku sih cuek aza tetap minum tap water. Mineral water disimpan aza dulu, who knows ...

Tokyo sih sudah balik ke suasana (hampir) normal.
Tapi, demi ngirit listrik, jumlah train dikurangi,
dan juga listrik di toko2, e.g. Supermarket, dept. stores, etc. dinyalain minimal, jadi agak gelap-lah. Eskalator di stasiun juga cuma dijalani waktu rush hour.

Taman di dekat rumah juga sudah dibetulin jalanannya. Kan sudah mau musim hanami, Sakura mulai bersemi, jadi taman yang populer buat hanami itu juga sudah beres .. walaupun bekas jalan retak masih keliahatan ...

Aku salut memang dengan cepatnya response petugas2 daerah setempat.
Padahal cuma taman, bukan jalan besar, tapi cepat betulinnya. Ndak dibiarkan berbulan2 atao bertaon2.
Aku baca opini2 orang2 asing juga pada terkesan dengan response-nya petugas2 disini.
Ada yang tulis kalau di negaranya, mungking perlu setengah taon lebih untuk betulin lubang2 separah itu.

Friday, March 25, 2011

Taman dekat rumah jalanan-nya retak ...






Kemarin lusa ketika aku lewatin taman dekat rumah, aku lihat pagar darurat dipasang untuk menghalangi orang masuk.

Nah, bingung juga kenapa, soalnya taman itu biasanya banyak orang berlalu-lalang, buat walking, cycling, walking the dog, piknik, dll.

Apalagi kalau musim semi, Sakura❀mekar, taman ini ramai dengan orang-orang yang datang berkunjung untuk 花見(hanami)→ berpiknik dibawah pohon Sakura❀.

Taman ini (Tatsumi Morino-ryokudo-koen) juga pernah jadi lokasi drama TV. Kalau lagi musim Sakura❀ memang romantis, apalagi kalau malam hari, saat Sakura❀ di light-up, jadi sering dijadikan tempat untuk nge-date.

So, aku kaget juga karena taman sepi.
Waktu aku dekatin pagar darurat, aku baca pengumuman "dilarang masuk" karena taman sedang dalam keadaan "berbahaya" akibat gempa.

Karena aku lagi buru-buru mau golf lesson, aku pikir mending balik lagi hari berikutnya sambil bawa kamera.

Nah, hari ini aku mutusin pergi "menyelidiki" keadaan taman.
Setelah tengok kiri-kanan nggak ada yg liatin, aku pun cepat-cepat nyelinap masuk ke taman. Agak dag dig dug juga.

Yang aku temukan adalah jalan retak ...
wah, kaget juga, padahal lumayan jauh dari pusat gempa, tapi dampaknya bisa ditemukan di dekat rumah :(

Kebetulan aku punya koleksi foto-foto waktu hanami jadi bisa dibandingin tuh keadaan-nya.

Wednesday, March 23, 2011

Balik ke Tokyo 11 hr setelah gempa



Maret 22 mutusin balik ke Tokyo.
Walau krisis nuklir belum mereda, kan nggak tao sampe kapan, mending balik dulu. Kalau menggawat barulah evakuasi lagi.

Kali ini milih naik pesawat, cuma 50 menit dibanding Shinkansen 3 jam lebih. Tapi herannya pesawat malah nggak sepopuler shinkansen yah ... mungkin karena airport itu nggak didalam kota kayak stasiun.

Malem jam 8 lebih nyampe di Tokyo Haneda Airport. Untung domestik airport Haneda di central Tokyo, jadi ok-lah naik taksi ke rumah. Kalo dari Narita Airport ke Tokyo bisa lebih dari JPY30,000 loh cuma buat taksi.

Nyampe rumah, mandi udah santai, eh berasa gempa lagi, sekitar jam 11 malem. Setelah ngerasain goyang gempa besar kayak waktu itu, koq kayaknya udah bebal nggak serem-serem banget.
Keesokan pagi sekitar jam 7 pagi gempa lagi.
Waktu lagi nulis blog ini juga gempa lagi. Tiap hari ada terus aftershock-nya.
Begitu gempa langsung "Tu-tut-tu-tut-tu-tut" bunyi dari TV beritain gempa di mana plus magnitude-nya, bahaya tsunami atao nggak, dll.

Nah, bukan cuma gempa yg orang-orang khawatir, tapi krisis nuklir yang nggak reda-reda ...

Tiap hari di TV berkali-kali siaran langsung perkembangan krisis nuklir, katanya temperatur sudah agak turun, good sign gitu, tapi koq asap sini asap sana ... belum lagi air dan sayur sudah kena kontaminasi ... apa sih situasi sebenarnya?
Nah, masalahnya masih nggak ada jawabannya ...

Mereka sih berusaha keras menurunkan suhu reaktor secara primitif (pemadam kebakaran plus air dr helikopter), plus teknisi-teknisi kerja keras betulin sistem yg rusak akibat Tsunami, biar reaktor bisa berfungsi "ngademin" diri sendiri secara otomatis.
Tapi dari jauh bisa dilihat asap keluar dari reaktor .. nah nggak ada yg bisa mastiin ini asap akibat apa, karena teknisi yang sedang bekerja harus diungsikan dulu biar nggak kena radiasi. Jadi, nggak ada jawaban yg benar-benar pasti tentang keadaan reaktor ..
Katanya teknisi juga hrs diganti tiap 15 menit .. karena ancaman radiasi terhadap tubuh, nggak boleh lama-lama dekat reaktor ..

Balik 2 hr di Tokyo, selain aftershock, situasi tegang bisa berasa dimana-mana.
Di stasiun, eskalator sengaja nggak dijalanin buat ngirit listrik. Di supermarket juga lampunya minimal banget, demi ngirit listrik.
Aku masih untung belum kena giliran mati lampu, tapi katanya rencana giliran blackout ini akan diterapkan juga di central Tokyo (23 wards).
Yah, apa boleh buat yah, dibanding nggak ada sama sekali, 3 jam sehari sih masih ok-lah.

Yang repot itu kalo bener-bener tap water nggak bisa diminum. Nah ini yang bikin pusing ...
Kata govt., walao radiasi level sudah terlacak di tap water, level-nya masih nggak berbahaya bagi orang dewasa. Tapi bayi dibawah 1 tahun dilarang diberikan air ini.

Aku sih masih cuek minum dari tap water, tapi just in case udah minta ke parent Isamu ngirimin mineral water. Buat siap-siap aza, soalnya kalo bener-bener udah nggak boleh diminum kan udah telat ...
Sekrg aza orang-orang dah panik nyerbu mineral water di supermarket dan convenient stores.
Shopping online buat mineral water juga nggak bisa .. stop semua ..

Monday, March 21, 2011

Kunjungan ke Osaka







Selagi evakuasi di Okayama, ada berkunjung ke Osaka, ke tempat adik-nya Isamu.
Toh dari Okayama ke Osaka nggak sampai 1 jam.

Kebetulan juga bisa nyobain salah satu Shinkansen terbaru -さくらSakura- yang melayani rute dari pulau Kyushu ke Honshu.
Aku impressed sama Sakura, seat-nya besar & nyaman, udah mirip pesawat aza.

Terakhir aku ke Osaka mungkin 6-7 taon yg lalu. Dalam ingetan aku, Osaka itu agak tua stasiun-nya dan acak2an. Kaget juga melihat perubahan-nya yg baru dan modern.

Sama dengan Okayama, dampak gempa tidak terasa di Osaka. Di daerah downtown hiruk pikuk banyak orang. Orang Osaka terkenal lebih "ribut" dibanding Tokyo, lebih banyak ngomong, lebih gede suaranya, dan suka nawar-nawar kalo belanja.

Cuaca pas nggak bagus, hujan ☂ . . . lagian kali ini enggak mood jalan-jalan, lebih ke reuni keluarga aza.

Mumpung udah di Osaka, mutusin makan Okonomi-yaki (martabak ala Jepang) yang merupakan salah satu makanan populer di Osaka.

Saturday, March 19, 2011

Nganggur di Okayama ...




Selama evakuasi di Okayama nggak banyak aktivitas ... paling ngikutin siaran TV tentang perkembangan krisis nuklir dan dampak gempa.

Tapi senang juga bisa main-main sama si MoMo, anjing mini-dachshund.
MoMo umurnya 7 taon, tapi sifatnya masih kayak anak


anjing, suka main dan manja banget.

Kalo dibawa naik mobil, kaca mobil jadi suka basah karena MoMo demen nempelin idung sambil liat pemandangan di luar jendela.
Kalo jendela dibuka, pasti langsung keluarin muka sambil merem2 ngerasain angin yg bertiup.
MoMo mesti deh paksain diet, "olahraga" lari-lari. Soalnya, ortu-nya Isamu kasih makan macem-macem, jadi rada kegendutan.

Selain MoMo, ada juga pet kucing, si RiRi, cuma RiRi itu suka menyendiri, nggak enak diajak main.
RiRi itu jenis Russian Blue, yang emang agak sensitif dan suka curigaan.
Baru didekatin udah langsung lari, nggak fun :( ...
RiRi cuma "trust" Tsuneko-san, mama-nya Isamu ...